Bismillahir-rahmaanir-rahim ... Kisah tersesat
di tempat pesugihan ini adalah kisah nyata artinya yang akan terjadi
diskusi antara aku dengan seorang sahabat yang kebetulan mempunyai seorang
tetangga yang awalnya tetangganya itu artinya orang yang cukup berada.
Namun sebab situasi dan kondisi, mendadak
perjuangannya menjadi bangkrut hingga sekedar untuk memenuhi kehidupan
sehari-hari saja sudah teramat sulit. Sebut saja tetangga sahabatku itu namanya
aston. Ini adalah kisah awal dari tersesatnya di tempat pesugihan.
Aston dulunya disamping orang berada tapi sangat
dekat dan peduli kepada lingkungannya. Ia tak jarang membantu warga, baik yang
membutuhkan pertolongan atau pun kegiatan-kegiatan sosial lainnya, tegasnya
aston itu sangat dinfokai oleh warga di lingkungannya.
Namun siapa mengira, namanya rezeki memang sudah
diatur oleh yang maha kuasa, atau memang si aston itu sedang mendapat ujian
dari allah, perjuangan yang dulunya sangat sukses menjelma bencana hingga
lambat laun kehidupannya pun berubah drastis
Warga disekitar lingkungan tetap hormat kepada yang
bersangkutan. Walaupun kondisi ekonominya sangat memprihatinkan tetapi
mengingat budi pekerti dan jiwa sosialnya tetap tidak pernah dilupakan oleh
warga sedaerah.
Cerita ini dimulai ketika aston sedang pergi
kesuatu daerah, lokasinya diseputar sawangan. Kota depok, persis di pertigaan
bojongsari sawangan. Aston mirip orang yang sedang resah, kemana dia harus
melangkah untuk sekedar mencari sedikit rezeki buat keluarganya dirumah.
Tiba-tiba ketika dia sedang keresahan, pundaknya
ada yang menepuk. Ia kaget lalu melihat kebelakang, dilihatnya seorang yang
sudah tua, memandangnya sambil berkata? "jangan resah pak, aku tahu apa
yang sedang bapak rasakan, aku mampu merubah apa yang dulu pernah bapak dapat.
Jika bapak berminat, aku mampu mengantar bapak kesuatu daerah, yang mana harapan
bapak itu mampu segera terwujud."
Aston hanya mampu bengong mirip kerbau dicucuk
hidungnya, dia ikut saja ketika orang tua tersebut mengajaknya melangkah menuju
daerah yang dikatakannya itu.
Singkat kata menjelang waktu magrib, hinggalah
aston di suatu daerah di sebuah hutan di wilayah rumpin, kabupaten bogor. Dia
baru sadar ketika melihat disekelilingnya, banyak pohon-pohon besar hingga dia
berpikir, bahwa ini artinya sebuah hutan yang awalnya dia tidak tahu dimana lokasi
ini berada.
Didalam hutan tersebut ada sebuah rumah,
melangkahlah aston dengan orang tua tersebut menuju kerumah yang cukup besar,
ketika dia sudah masuk kedalam rumah, dilihatnya ada seseorang sedang duduk
bertapa, terlihat orang itu dengan janggut putih didagunya dan nampak lebih tua
dari bapak yang mengantarnya.
Maka dipersilahkan aston untuk duduk menghadap ke
orang tua berjanggut putih itu, pengantarnya pun sedikala kemudian terlihat
sudah tidak ada lagi.
Tiba-tiba orang tua berjanggut putih itu
menyapanya, "aku tahu apa yang sedang bapak rasakan, lihatlah di
sekeliling bapak ada 5 orang sedang bertapa, mereka punya tujuan yang sama
datang kemari ingin merubah nasibnya agar menjadi lebih baik."
Setelah orang tua itu berkata, dia lalu melihat di
sekelilingnya, memang benar ada yang sedang bertapa. Jumlahnya ada 5 orang.
Sontak aston kaget, sebab memang dia tidak punya
niat sedikitpun untuk melakukan prosesi mirip itu, apalagi dengan mencari
kekayaan dengan cara yang dia lihat tadi.
Terucap tiba-tiba dari lisannya kata-kata “ya
allah, ampunilah dosa hamba-mu ini."
Setelah dia bicara mirip itu mendadak semua gelap,
mendadak pula rumah dan orang tua serta yang bertapa itu sudah tidak ada lagi.
Dia hanya melihat di sekelilingnya, pepohonan yang besar-besar dan dia hanya
seorang diri.
Merasa ada yang aneh, aston berlari
sekencang-kencangnya sambil terus mengucap kalimat allah. Tak lama kemudian dia
berjumpa dengan warga sedaerah yang baru pulang dari hutan.
Warga tersebut bertanya, kenapa bapak berlari dan
bapak darimana asalnya? Aston dengan nafas tersengal-sengal menjawab, "aku
tidak tahu pak ini dimana, aku tadi diantar sama seseorang dan bertemu dengan
beberapa orang didalam hutan tapi ketika aku menyebut nama allah mendadak
semuanya hilang."
Warga tersebut pribadi menjawab, "bapak masih
dilindungi oleh allah, yang bapak datangi itu artinya daerah pemujaan setan dan
daerah orang mencari kekayaan, mari aku antar bapak kerumah aku." aston
akhirnya untuk sementara menginap semalaman hingga keesokan harinya baru dia
pamit untuk pulang.
Cerita tersesat di tempatpesugihan ini bukan
rekayasa, ini fakta bahwa dikala ini ketika kondisi kehidupan masyminuman
beralkoholat yang serba kesulitan, dapat dimanfaatkan oleh setan untuk
menyesatkan insan, setan sekarang tidak menunggu bola, tapi dia menjemput bola.
Bagi siapa saja yang kurang imannya, tentu akan
sangat beliah terjerumus oleh rayuan setan dengan melakukan pemujaan setan,
hanya untuk menerima kekayaan yang sifatnya hanya sementara.
Sudah sempurna ketika kita terjerat oleh bisikan
dan rayuan setan dan melakukan perjanjian dengan setan, niscaya perjanjian
tersebut sempurna membutuhkan tumbal sebagai prasyarat untuk menerima kekayaan,
sebab perjanjian dengan setan tidak pernah gratis. Setan berharap insan-insan
yang lemah imannya ini mampu menjadi pengikutnya kelak.
Akhir kata semoga kisah nyata ini mampu menjadi
bahan renungan buat kita semua, bahwa setan sekarang sudah menjemput bola, dia
memanfaatkan situasi dan kondisi kehidupan anak insan yang sedang diuji oleh
allah dalam keadaan ekonomi yang serba kesulitan.
Bagi kita semua yang lemah imannya tentu akan
sangat beliah terpengaruhi oleh bisikan sesat setan ini. Maka memohonlah kita
semua kepada allah agar dilindungi dari godaan setan yang terkutuk.tempat tempa
Wallahu a'lam bish-shawab ...
... Semoga goresan pena ini dapat membuka pintu
hati kita yang telah lama terkunci ...
.... Subhanallah wabihamdihi subhanlogikalahumma
wabihamdika asyhadu allailaaha illa anta astaghfiruka wa'atuubu ilaik ....