Kisahpesugihan ular. Kejadian ini saya alami sendiri yang melihat ada tetanggsaya
tiba – tiba kesurupan. Dikala itu masih pagi dan waktunya anak – anak bersiap –
siap untuk sekolah. Tiba – tiba saja ada yang menjerit – jerit dan berteriak.
Otomatis semua warga keluar dari rumahnya masing – masing dan melihat
sebenarnya apa yang terjadi.
Awal cerita
dari kisah pesugihan ular bermula dari tetangg saya kesurupan dan berteriak –
teriak memanggil nama seseorang untuk memberinya makan alasannya adalah sudah
tak lagi diperhatikan. Sebelumnya, tetanggsaya itu mau pergi ke warung untuk
membeli sayuran tetapi tiba – tiba di tengah jalan dia melihat ada ular hijau
yang sangat besar dan hendak mematoknya tetapi orang yang bersamanya itu tidak
melihat dan tiba – tiba saja tetanggsaya kesurupan dan tentunya membuat
tetanggsaya yang satu lagi lari dan meminta tolong.
Dikala
ditanya oleh orang pintar, tetanggsaya yang masih kesurupan itu mengatakan
bahwa ada tetangga yang memelihara dirinya tetapi tidak lagi dikasih makan /
tumbal hal itulah yang membuatnya memakai tetanggsaya untuk mengatakan
hasratnya. Tidak ada yang menyangka jikalau tetanggsaya yang disebutkan namanya
itu mempunyai pesugihan. Adikku yang kebetulan mampu melihat sesuatu yang tidak
mampu orang lain itu lihat, mengatakan jikalau yang kesurupan itu berbentuk
ular besar yang berkepala insan tetapi orang lain melihatnya ya hanya insan
biasa tapi anehnya tetanggsaya itu mendesis selayaknya ular. Selain itu orang
pintar tadi juga mengatakan bahwa tetanggsaya itu memang kesurupan makhluk
berbentuk ular berkepala insan.
Kampung
menjadi geger alasannya adalah mendapati tetanggsaya itu kesurupan dan ada yang
mempunyai pesugihan yang menggunakan makhluk yang menyerupai ular itu. Terang
saja semuanya tsayat alasannya adalah tsayat akan menjadi tumbal atau kejadian
yang lainnya. Kejadian tersebut terulang lagi hingga tiga kali dan hal itu
membuat warga menjadi gundah. Sekarang memang sudah tidak ada kejadian –
kejadian yang aneh mirip waktu itu lagi tapi rumor yang menyatakan jikalau ada
salah satu warga di kampungku memelihara ular untuk pesugihan juga belum
menerima keterangan. Tapi yang anehnya itu ada salah satu tetanggsaya tidak bekerja dan tidak mempunyai
sawah tapi mampu membeli barang – barang mewah. Tapi kebenarannya juga entah
bagaimana yang hingga dikala ini masih misterius.